11 Makanan yang Dapat Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah

11 Makanan yang Dapat Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah – Mengontrol kadar gula darah adalah hal penting bagi pengidap diabetes. Salah satu cara untuk menjaga kadar gula darah dalam batas normal adalah dengan mengatur pola makan. Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Berikut ini adalah 11 makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada pengidap diabetes.

11 Makanan yang Dapat Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah salah satu makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Makanan ini kaya akan serat dan rendah indeks glikemik. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung protein nabati, asam lemak tak jenuh, dan nutrisi lainnya seperti vitamin, antioksidan, flavonoid, mineral, dan magnesium. Menurut studi sistemik pada tahun 2014, kacang-kacangan bermanfaat bagi pengidap diabetes. Namun, perlu diingat bahwa kacang-kacangan yang baik untuk dikonsumsi adalah kacang utuh dan bukan kacang yang telah diproses atau mengandung perasa.

Bawang putih

Bukti ilmiah menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu mengontrol kadar gula darah dengan cara meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Bawang putih mengandung senyawa yang dapat meningkatkan sensitifitas insulin. Studi pada tahun 2017 dalam food and nutrition research menemukan bahwa mengonsumsi 0,05 hingga 1,5 gram bawang putih dalam bentuk suplemen per hari dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe-2 secara signifikan. Bawang putih dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, salah satunya ditambahkan ke dalam masakan. Namun, perlu diingat bahwa konsumsi terlalu banyak bawang putih juga dapat memicu terjadinya rasa mual, gas, dan sensasi panas di area dada.

Baca Juga:   5 Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

Blueberry dan blackberry

Buah-buahan blueberry dan blackberry tidak meningkatkan kadar gula darah seperti kebanyakan buah lainnya. Buah-buahan ini kaya akan serat dan memiliki konsentrasi antosianin tertinggi. Antosianin dikenal dapat melancarkan pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah setelah mengonsumsi makanan yang kaya pati. Menariknya lagi, sebuah jurnal menunjukkan bahwa menambahkan blueberry bioaktif sebanyak 22,5 g smoothie dapat meningkatkan sensitifitas insulin dalam resistensi insulin.

Brokoli

Brokoli mengandung senyawa sulforaphane yang memiliki sifat menurunkan kadar gula darah. Penelitian pada hewan maupun manusia menunjukkan bahwa ekstrak sulforaphane dari brokoli dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitifitas insulin. Brokoli juga kaya akan serat, vitamin C, dan antioksidan.

Bayam

Bayam merupakan sumber vitamin K yang baik dan dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Vitamin K dikenal dapat meningkatkan sensitifitas insulin dan meningkatkan efektivitas insulin dalam tubuh. Bayam juga kaya akan serat, vitamin A, dan antioksidan.

Alpukat

Alpukat merupakan sumber lemak sehat yang baik dan dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Lemak yang terkandung dalam alpukat dapat meningkatkan sensitifitas insulin dan menurunkan kadar glukosa darah. Alpukat juga kaya akan serat, vitamin K, dan antioksidan.

Kunyit

Kunyit dikenal dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitifitas insulin. kunyit mengandung senyawa aktif yang disebut curcumin yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Selain itu, kunyit juga kaya akan antioksidan dan anti-inflamasi.

Baca Juga:   5 Manfaat Kopi untuk Rambut

Kayu manis

Kayu manis dapat membantu menurunkan kadar gula darah karena mengandung senyawa aktif yang disebut manisat. Manisat dapat membantu meningkatkan sensitifitas insulin dan menurunkan kadar gula darah. Selain itu, kayu manis juga kaya akan antioksidan dan anti-inflamasi.

Cokelat hitam

Cokelat hitam dapat membantu menurunkan kadar gula darah karena mengandung flavonoid yang dapat membantu meningkatkan sensitifitas insulin. Selain itu, cokelat hitam juga kaya akan antioksidan dan lemak sehat. Namun, perlu diingat bahwa cokelat hitam harus dikonsumsi dengan moderasi karena juga mengandung kadar gula yang tinggi.

Jahe

jahe dapat membantu menurunkan kadar gula darah karena mengandung senyawa aktif yang dapat membantu meningkatkan sensitifitas insulin dan menurunkan kadar gula darah. jahe juga dikenal dapat meningkatkan metabolisme dan membantu dalam proses penurunan berat badan. jahe juga kaya akan antioksidan dan anti-inflamasi.

Biji bunga matahari

Biji bunga matahari kaya akan serat, protein, dan lemak sehat yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. biji bunga matahari juga mengandung magnesium yang dapat membantu meningkatkan sensitifitas insulin dan menurunkan kadar gula darah. Selain itu, biji bunga matahari juga kaya akan antioksidan dan mineral lainnya.

Dalam mengonsumsi makanan-makanan ini, penting untuk diingat bahwa pengaturan pola makan yang sehat dan seimbang serta aktivitas fisik yang rutin juga penting dalam mengontrol kadar gula darah. Selain itu, selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan Anda. Ingatlah untuk mengonsumsi makanan-makanan ini dalam jumlah yang moderat dan hindari makanan olahan yang tinggi kalori dan gula.

Baca Juga:   Cara Mengatasi Sakit Perut di Rumah

Kesimpulan:

Mengontrol kadar gula darah adalah hal penting bagi pengidap diabetes. Salah satu cara untuk menjaga kadar gula darah dalam batas normal adalah dengan mengatur pola makan. Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah diantaranya adalah kacang-kacangan, bawang putih, blueberry, blackberry, brokoli, bayam, alpukat, kunyit, kayu manis, cokelat hitam, jahe dan biji bunga matahari.

Makanan yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah ini kaya akan serat, vitamin, mineral, antioksidan dan nutrisi lainnya yang bermanfaat untuk kontrol kadar gula darah. Namun, perlu diingat bahwa pengaturan pola makan yang sehat dan seimbang serta aktivitas fisik yang rutin juga penting dalam mengontrol kadar gula darah. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan Anda dan ingatlah untuk mengonsumsi makanan-makanan ini dalam jumlah yang moderat dan hindari makanan olahan yang tinggi kalori dan gula.